Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Akhir Pahit 14 Tahun Deschamps, Tinggalkan Prancis usai Dikalahkan Inggris

P
SUDAH PAMITAN: Didier Deschamps (kiri) menyalami Kylian Mbappe setelah laga melawan Inggris di Miami Stadium kemarin (19/7). (Foto: ROBERTO SCHMIDT/AFP PHOTO)
SUDAH PAMITAN: Didier Deschamps (kiri) menyalami Kylian Mbappe setelah laga melawan Inggris di Miami Stadium kemarin (19/7). (Foto: ROBERTO SCHMIDT/AFP PHOTO)

Advertisement

 

MIAMI GARDENS - Didier Deschamps menutup 14 tahun kepemimpinannya bersama timnas Prancis dengan hasil negatif. Les Bleus –julukan Prancis– takluk 4-6 dari Inggris dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 di Hard Rock Stadium, Minggu (19/7). Akhir pahit itu bahkan sudah terasa sejak awal babak pertama. Tepatnya ketika Declan Rice membuka keunggulan Inggris saat laga baru berjalan tiga menit. Prancis kemudian tak mampu bangkit dan justru tertinggal 0-4 saat turun minum.

Hasil di babak pertama itu menjadi salah satu yang terburuk dalam sejarah Les Bleus. Untuk pertama kalinya sejak 1968, Prancis tertinggal empat gol saat jeda. Mereka juga kebobolan enam gol untuk pertama kalinya sejak takluk 2-6 dari Swiss dalam laga uji coba pada 1960.

Advertisement

Bangkit Setelah Jeda

Meski tertinggal empat gol, Deschamps sebenarnya tidak menyerah. Dia sempat memberikan speech yang membangkitkan semangat tim. "Pelatih memberikan pidato yang luar biasa saat jeda. Dia terutama berbicara tentang harga diri dan kewajiban memberikan segalanya demi seragam timnas Prancis," ujar gelandang Aurelien Tchouameni dikutip dari L'Equipe.

Selain itu, Deschamps juga melakukan empat pergantian pemain sekaligus, termasuk menarik Rayan Cherki yang kabarnya sempat mengabaikan instruksinya di babak pertama. Perubahan pun langsung terlihat. Prancis bangkit lewat dua gol Kylian Mbappé dan satu gol Bradley Barcola. Namun, kebangkitan tersebut tidak cukup untuk menghindarkan Les Bleus dari kekalahan. Deschamps berusaha melihat sisi positif dari kekalahan itu. "Setidaknya permainan kami mulai terlihat seperti tim yang sebenarnya. Tidak semuanya harus dibuang. Tim ini memiliki banyak pemain muda berbakat dan kualitas untuk meraih hasil-hasil besar," ucapnya optimistis.

Advertisement

Emosional di Ruang Ganti

Setelah laga usai, perhatian para pemain tidak lagi tertuju pada skor. Mereka tetap memberikan penghormatan kepada Deschamps yang menjalani laga terakhirnya sebagai pelatih Les Bleus. "Pertandingan ini tidak akan menghapus status Didier Deschamps sebagai legenda," tegas Mbappe dikutip dari L'Equipe.

Gelandang Aurelien Tchouameni pun kecewa karena tidak bisa memberikan kado perpisahan untuk Deschamps. "Kami benar-benar ingin memenangkan pertandingan ini, terutama untuk pelatih. Sayangnya, itu tidak berjalan sesuai harapan," ucap Tchouameni. Bek Jules Kounde mengatakan jika Deschamps sangat emosional saat menyampaikan pidato terakhirnya di ruang ganti. "Dia mengucapkan terima kasih atas tahun-tahun yang kami lalui bersama, untuk turnamen ini, dan atas semua yang telah kami berikan," tuturnya.

Era Baru Zidane?

Deschamps mengakhiri masa jabatannya sebagai salah satu pelatih terbaik dalam sejarah Les Bleus. Selama 14 tahun memimpin Prancis, dia membawa negaranya menjuarai Piala Dunia 2018, menjadi finalis pada 2022, dan menembus empat besar pada edisi 2026. Menurut laporan L'Equipe, posisi entraineur Prancis selanjutnya akan diisi oleh Zinedine Zidane. Legenda Real Madrid itu kabarnya akan resmi menjadi pelatih Les Bleus mulai 1 September. (ka/bas)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Koran Jawa Pos

Artikel Terkait

Wali Kota Hengky Honandar Buka Karate Open Tournament Kajati Cup ke-5 dan Wali Kota Bitung 2026

Wali Kota Hengky Honandar Buka Karate Open Tournament Kajati Cup ke-5 dan Wali Kota Bitung 2026

Pemerintah Kota Bitung berkomitmen untuk terus mendukung kemajuan olahraga.

Debut Sempurna Mitchell Bakker

Debut Sempurna Mitchell Bakker

Mitchell Bakker tak membutuhkan waktu lama untuk mencuri perhatian publik Indonesia. Penyerang berusia 19 tahun itu langsung mengukir debut sempurna bersama Timnas Indonesia saat menundukkan Kamboja 5-1 pada laga....

Fajar/Fikri Back-to-Back Juara China Open, Kembali Taklukkan Ganda Nomor Satu Dunia

Fajar/Fikri Back-to-Back Juara China Open, Kembali Taklukkan Ganda Nomor Satu Dunia

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri kembali menunjukkan dominasinya atas pasangan nomor satu dunia asal Korea Selatan, Seo Seung-jae/Kim Won-ho. Sepekan setelah mengalahkan lawan yang sama di final Japan Open 2026,...

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer