Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kecelakaan Maut di Pasuruan, Pasutri dan Dua Sopir Truk Tewas

P
Penulis: Pratama Karamoy❯
PICU KEPADATAN: Jalan nasional Surabaya-Malang macet imbas kecelakaan yang melibatkan tujuh kendaraan di Pasuruan, Jawa Timur, kemarin (27/7). (Foto: MOKHAMAD ZUBAIDILAH/RADAR BROMO GRUP JAWA POS)
PICU KEPADATAN: Jalan nasional Surabaya-Malang macet imbas kecelakaan yang melibatkan tujuh kendaraan di Pasuruan, Jawa Timur, kemarin (27/7). (Foto: MOKHAMAD ZUBAIDILAH/RADAR BROMO GRUP JAWA POS)

Advertisement

 

PASURUAN - Mualim hampir saja tidak bisa pulang ke rumahnya di Mojokerto setelah mengantar barang dari Malang. Sebab, di tengah perjalanan pulang, truk bernopol S 9137 UZ yang dia kemudikan terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Nasional Malang-Surabaya, tepatnya di utara SPBU Dusun Mojorejo, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Pasuruan, Jawa Timur, kemarin (27/7) sekitar pukul 05.52. "Saya posisi mengemudi dari arah Malang mau pulang ke Mojokerto. Lalu terdengar suara benturan keras di belakang," jelasnya saat diwawancarai Radar Bromo Grup Jawa Pos.

Dari arah belakang, truk traktor head bermuatan kertas yang disopiri Agus Prasetya, 37, menyeruduk truk engkel N 8591 BG yang dikemudikan Sulkan, 63, warga Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Tabrakan itu membuat truk terdorong ke jalur berlawanan dan ditabrak dua motor. Yakni, Honda Supra X 125 N 4197 TC yang dikendarai pasangan suami istri (pasutri) dari Desa Suwayuwo, Pasuruan, Stefanus Beko Bhoko, 56 dan Wahyu Kulila, 46 serta Honda Vario W 2461 NEL yang dikemudikan Yudi Kurnia Wardani, 35, asal Tanggulangin, Sidoarjo.

Advertisement

Truk Sulkan lantas dihantam truk tangki L 9360 G yang dikemudikan Siswanto, 53, warga Desa Plintahan, Kecamatan Pandaan. Benturan keras itu membuat truk Siswanto terguling di badan jalan. Sementara, truk yang dikemudikan Agus terus melaju menabrak tiang PJU kemudian menghantam bagian belakang truk Mualim. Kendaraan Mualim lantas menabrak Honda Vario N 5243 VAD yang dikendarai Sutikno, 34 dan Lilik Sri Astutik, 44. Truk Mualim baru berhenti setelah menabrak pagar dan kanopi rumah warga di sisi timur jalan.

Adapun truk Agus terus melaju menghantam bagian depan dari enam bangunan di sisi barat jalan dan baru berhenti seusai menabrak empat tiang provider dan satu tiang telepon. Total, ada tujuh kendaraan yang terlibat insiden tersebut. Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno menyatakan, kecelakaan tersebut mengakibatkan empat orang tewas dan lima luka-luka. Korban yang meninggal yaitu Agus, Sulkan, dan pasutri Stefanus Beko Bhoko dan Wahyu Kulila. Proses evakuasi Agus memakan waktu tiga jam. Sebab, tubuhnya terjepit di ruang kemudi. Namun, setelah proses evakuasi rampung dan korban dilarikan ke RS Bhayangkara Watukosek, Gempol, nyawanya tak terselamatkan. Kepala Basarnas Surabaya Nanang Sigit menjelaskan, proses evakuasi membutuhkan waktu panjang karena ruang gerak petugas terbatas. Pasalnya, di sekeliling truk terdapat reruntuhan material dan tiang telepon.

Advertisement

Faktor Pemicu

Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan maut itu. Menurut Joko, dugaan sementara insiden tersebut karena kelalaian pengemudi truk traktor head. "Penyebab laka masih dalam lidik. Untuk sementara diduga karena sopir truk traktor head kurang hati-hati," terangnya. (zal/hn/aph)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Koran Jawa Pos

Artikel Terkait

Empat Kementerian dan Lembaga Perkuat Ekosistem JKN

Empat Kementerian dan Lembaga Perkuat Ekosistem JKN

BPJS Kesehatan memperkuat kolaborasi dengan empat kementerian dan lembaga untuk memperkuat ekosistem Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Sinergi tersebut difokuskan pada penguatan tata kelola program. Mulai dari...

Wanti-Wanti Lonjakan Hoaks Jelang HUT RI

Wanti-Wanti Lonjakan Hoaks Jelang HUT RI

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid membantah tudingan pemerintah melakukan penyensoran terhadap liputan aksi demonstrasi di media sosial. Dia menegaskan, tidak ada larangan bagi media massa.....

Komunitas Ekspedisi Tuding Evakuasi Tak Sesuai Prosedur

Komunitas Ekspedisi Tuding Evakuasi Tak Sesuai Prosedur

KOMUNITAS sopir truk logistik dan ekspedisi lintas Surabaya–Makassar mengkritik dugaan pengabaian standar operasional prosedur (SOP) keselamatan dalam insiden terbakar KMP Mutiara Sentosa 2. Mereka menilai proses....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer