Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Polisi-BGN: Kaca Pecah Bukan karena Peluru, tapi Perbedaan Suhu

P
CARI BUKTI: Tim inafis tiba di kantor Badan Gizi Nasional, Jakarta, untuk memeriksa kaca yang pecah. (Foto: ANTARA FOTO)
CARI BUKTI: Tim inafis tiba di kantor Badan Gizi Nasional, Jakarta, untuk memeriksa kaca yang pecah. (Foto: ANTARA FOTO)

Advertisement

 

DI tengah ketegangan suasana di Jakarta kemarin (9/7), salah satu panel kaca di Gedung Pusat Badan Gizi Nasional (BGN) pecah. Satu panel kaca bagian luar gedung terlepas dari dudukannya setelah terdengar bunyi pada ring penyangga (bracket support). Setelahnya, kaca itu jatuh ke area aspal di bawah gedung dan pecah menjadi serpihan. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 11.25 WIB di area luar lantai 2 Gedung BGN.

"Begitu insiden terjadi, kami langsung melakukan prosedur awal penanganan guna memastikan keselamatan pegawai yang berada di lokasi, mulai dari dokumentasi visual, sterilisasi area, sampai pembersihan material tanggap darurat," ujar Juru Bicara sekaligus Wakil Kepala Badan BGN Arumsari dalam pernyataan resmi kemarin. Dia menambahkan, BGN akan melakukan evaluasi secara menyeluruh. Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan langkah perbaikan sekaligus memperkuat aspek keselamatan bangunan ke depan. "Kami juga melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap elemen bangunan yang memiliki karakteristik serupa sebagai langkah mitigasi," tuturnya.

Advertisement

Saat ini, BGN masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab insiden tersebut, termasuk mengevaluasi kondisi panel kaca beserta struktur penyangganya. Dalam beberapa tahun terakhir, insiden serupa telah terjadi beberapa kali yang diduga dipicu oleh pemuaian akibat perbedaan suhu antara cuaca panas di luar gedung dan suhu dingin di dalam ruangan..

Inafis Datangi Lokasi

Advertisement

Pantauan Jawa Pos, lokasi pecahnya kaca sudah dipasang garis polisi tak lama setelah kejadian. Sejumlah petugas Inafis Polda Metro Jaya juga mendatangi lokasi. Sempat beredar kabar bahwa pecahnya kaca kantor BGN dipicu tembakan. Namun, Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Reynold EP Hutagalung membantahnya. Sebelumnya, berbagai rekaman video dan foto beredar luas di sejumlah platform. Penampakan kaca yang rusak itulah yang memicu berbagai dugaan dan spekulasi. Reynold menjelaskan, kerusakan pada kaca gedung itu sama sekali bukan disebabkan oleh kekuatan peluru senjata api, melainkan akibat perbedaan suhu yang sangat tajam karena cuaca panas yang melanda wilayah Jakarta belakangan ini. "Pecahan kaca di Gedung BGN diduga karena di luar suhu yang panas dan di dalam menggunakan AC sehingga terjadi pemuaian yang mengakibatkan kaca pecah. Informasi dari pengelola Gedung atas nama Martin, dalam satu tahun bisa satu-dua kali kaca gedung pecah saat musim panas atau kemarau," ujarnya. (lyn/ygi/ttg)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Koran Jawa Pos

Artikel Terkait

Empat Kementerian dan Lembaga Perkuat Ekosistem JKN

Empat Kementerian dan Lembaga Perkuat Ekosistem JKN

BPJS Kesehatan memperkuat kolaborasi dengan empat kementerian dan lembaga untuk memperkuat ekosistem Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Sinergi tersebut difokuskan pada penguatan tata kelola program. Mulai dari...

Wanti-Wanti Lonjakan Hoaks Jelang HUT RI

Wanti-Wanti Lonjakan Hoaks Jelang HUT RI

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid membantah tudingan pemerintah melakukan penyensoran terhadap liputan aksi demonstrasi di media sosial. Dia menegaskan, tidak ada larangan bagi media massa.....

Komunitas Ekspedisi Tuding Evakuasi Tak Sesuai Prosedur

Komunitas Ekspedisi Tuding Evakuasi Tak Sesuai Prosedur

KOMUNITAS sopir truk logistik dan ekspedisi lintas Surabaya–Makassar mengkritik dugaan pengabaian standar operasional prosedur (SOP) keselamatan dalam insiden terbakar KMP Mutiara Sentosa 2. Mereka menilai proses....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer