Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Eks Presiden Korsel Yoon Suk-yeol Dihukum Tujuh Tahun Penjara

P
BERI DUKUNGAN: Demonstran membentangkan poster mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol di depan Pengadilan Distrik Pusat Seoul beberapa waktu lalu. Foto: (JUNG YEON-JE / AFP)
BERI DUKUNGAN: Demonstran membentangkan poster mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol di depan Pengadilan Distrik Pusat Seoul beberapa waktu lalu. Foto: (JUNG YEON-JE/AFP)

Advertisement

 

SEOUL – Mahkamah Agung (MA) Korea Selatan memperberat hukuman mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol menjadi tujuh tahun penjara. Vonis yang dibacakan kemarin (9/7) itu lebih tinggi dari putusan pengadilan tinggi yang sebelumnya menghukum lima tahun penjara.

Yoon dinyatakan terbukti menghalangi upaya aparat menangkapnya terkait pemberlakuan darurat militer singkat pada 2024. Selain menghalangi proses penangkapan, Yoon juga dinyatakan bersalah memalsukan dokumen, mengabaikan prosedur hukum dalam menetapkan darurat militer, serta menyebarkan informasi palsu kepada media asing.

Dalam putusannya, pengadilan menilai deklarasi darurat militer semestinya terlebih dahulu dibahas melalui rapat kabinet resmi. Namun, prosedur tersebut tidak dijalankan oleh Yoon.

Tim kuasa hukum Yoon menyatakan berencana mengajukan pengaduan konstitusional dengan alasan putusan tersebut bertentangan dengan konstitusi. "Kami akan menantang konstitusionalitas putusan ini melalui prosedur peninjauan konstitusional, termasuk pengaduan konstitusional," ujar salah satu pengacara Yoon seperti dilansir dari The Strait Times. (lyn/gas)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Koran Jawa Pos

Artikel Terkait

Rusia-Korut Bangun Jalan Penghubung Moskow-Pyongyang

Rusia-Korut Bangun Jalan Penghubung Moskow-Pyongyang

Rusia dan Korea Utara (Korut) hampir menyelesaikan pembangunan jembatan darat pertama yang menghubungkan kedua negara. Infrastruktur tersebut akan menjadi jalur penghubung baru antara Moskow dan Pyongyang melalui....

Trump Diminta Desak Netanyahu Hentikan Kekerasan Tepi Barat

Trump Diminta Desak Netanyahu Hentikan Kekerasan Tepi Barat

Ratusan mantan pejabat militer, intelijen, dan diplomatik Israel mendesak Presiden AS Donald Trump menekan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu agar segera menghentikan kekerasan yang dilakukan pemukim Israel di....

Apple Ciptakan Kacamata Pintar agar Privasi Lebih Terlindungi

Apple Ciptakan Kacamata Pintar agar Privasi Lebih Terlindungi

Persaingan di pasar kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) mendorong Meta untuk menghadapi tantangan baru, yakni meningkatkan perlindungan privasi pengguna. Kehadiran Apple yang dikabarkan akan mengedepankan....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer