Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Singapura Terapkan Hukum Cambuk bagi Siswa Pelaku Bullying

P
Ilustrasi
Ilustrasi

Advertisement

 

SINGAPURA – Pemerintah Singapura akan menerapkan hukuman cambuk bagi siswa laki-laki pelaku perundungan atau bullying di sekolah, termasuk perundungan siber. Kebijakan disiplin baru itu ditargetkan mulai berlaku paling lambat pada 2027 sebagai respons atas meningkatnya kasus bullying di lingkungan pendidikan.

Data terbaru Kementerian Pendidikan Singapura atau Ministry of Education (MOE) menunjukkan tren kenaikan kasus perundungan dalam beberapa tahun terakhir. Di sekolah dasar, angka kasus naik dari 2 menjadi 3 kasus per 1.000 siswa sepanjang 2021 hingga 2025. Sementara di tingkat sekolah menengah, jumlahnya meningkat dari 6 menjadi 8 kasus per 1.000 siswa.

Dikutip dari AFP, aturan tersebut mengatur siswa laki-laki yang terbukti melakukan pelanggaran berat dapat menerima hukuman 1 hingga 3 kali cambukan, tergantung tingkat kesalahannya.

Meski demikian, hukuman cambuk tidak berlaku bagi siswa perempuan. Dalam Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana yang berlaku di Singapura disebutkan bahwa perempuan tidak boleh dijatuhi hukuman cambuk.

Advertisement

Menteri Pendidikan Singapura, Desmond Lee menegaskan hukuman tersebut hanya digunakan sebagai langkah terakhir dalam penanganan kasus serius. "Sekolah menggunakan hukuman cambuk sebagai tindakan disiplin jika semua tindakan lainnya tidak memadai, mengingat beratnya pelanggaran," ujarnya.

Singapura memang dikenal telah lama menerapkan hukuman cambuk terhadap berbagai tindak pidana berat, seperti pemerkosaan, narkotika, hingga praktik rentenir ilegal. Tahun lalu, penerapan hukuman cambuk telah diterapkan untuk pelaku penipuan daring seiring meningkatnya kasus kejahatan digital. (raf/gas)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Koran Jawa Pos

Artikel Terkait

Rusia-Korut Bangun Jalan Penghubung Moskow-Pyongyang

Rusia-Korut Bangun Jalan Penghubung Moskow-Pyongyang

Rusia dan Korea Utara (Korut) hampir menyelesaikan pembangunan jembatan darat pertama yang menghubungkan kedua negara. Infrastruktur tersebut akan menjadi jalur penghubung baru antara Moskow dan Pyongyang melalui....

Trump Diminta Desak Netanyahu Hentikan Kekerasan Tepi Barat

Trump Diminta Desak Netanyahu Hentikan Kekerasan Tepi Barat

Ratusan mantan pejabat militer, intelijen, dan diplomatik Israel mendesak Presiden AS Donald Trump menekan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu agar segera menghentikan kekerasan yang dilakukan pemukim Israel di....

Apple Ciptakan Kacamata Pintar agar Privasi Lebih Terlindungi

Apple Ciptakan Kacamata Pintar agar Privasi Lebih Terlindungi

Persaingan di pasar kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) mendorong Meta untuk menghadapi tantangan baru, yakni meningkatkan perlindungan privasi pengguna. Kehadiran Apple yang dikabarkan akan mengedepankan....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer