Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Astronot Artemis II Pulang dari Antariksa dengan Rekor Perjalanan Terjauh dari Bumi

P
PLANET BIRU: Christina Koch, salah seorang astronot Artemis II, menatap ke arah bumi lewat jendela pesawat antariksa Orion pada Kamis (2/4) lalu.
PLANET BIRU: Christina Koch, salah seorang astronot Artemis II, menatap ke arah bumi lewat jendela pesawat antariksa Orion pada Kamis (2/4) lalu.

Advertisement

 

CARROLL Wiseman tak termasuk dalam empat astronot yang bergabung di misi Artemis II. Tapi, namanya abadi di luar angkasa sana. Keempat astronot bersepakat menamai satu dari dua kawah yang mereka saksikan di bulan dengan Carroll. Mengutip AFP kemarin (7/4), Carroll nama mendiang istri Reid Wiseman, salah satu dari keempat astronot sekaligus pemimpin misi, yang meninggal karena kanker pada 2020.

Sejak kepergian sang istri, Wiseman, seorang mantan pilot jet tempur, mengasuh kedua putrinya sendirian. "Kawah itu titik benderang di bulan dan kami ingin menamainya Carroll," kata Jeremy Hansen, salah seorang astronot dalam live broadcast dengan ruang kontrol di markas NASA (Badan Antariksa Amerika Serikat) di Houston.

Advertisement

PERJALANAN BERSEJARAH: Tiga dari empat astronot yang terlibat dalam Artemis II: Reid Wiseman, Christina Koch, dan Victor Glover.
PERJALANAN BERSEJARAH: Tiga dari empat astronot yang terlibat dalam Artemis II: Reid Wiseman, Christina Koch, dan Victor Glover.

 

Selain Hansen dan Wiseman, dua astronot lain di misi Artemis II adalah Christina Koch dan Victor Glover. Menurut Hansen, kawah yang, seperti semua cekungan serupa di bulan terbentuk dari tumbukan dengan asteroid, meteoroid, atau komet selama miliaran tahun itu, dapat disaksikan di waktu-waktu tertentu saat bulan bergerak mengelilingi bumi.

Advertisement

Artemis II adalah proyek flyby (terbang lintas, perjalanan mendekati suatu objek di luar angkasa-dalam hal ini bulan-tanpa memasuki orbitnya, red) NASA yang diluncurkan pada 1 April 2026. Ini misi ke bulan pertama NASA menggunakan kru sejak Apollo 17 yang berlangsung pada 7-19 Desember 1972. Apollo 17 menjadi program terakhir pendaratan manusia di bulan. Ketika itu, astronot Gene Cernan dan Harrison Schmitt mendarat di Lembah Taurus-Littrow dan mencatat rekor sebagai pendaratan terlama di satelit bumi tersebut.

 

 

Artemis II sekaligus menguji sistem peluncuran roket (SLS) serta pesawat antariksa Orion dengan menggunakan kru. Selain Carroll, kawah lain yang "ditemukan" keempat astronot dinamai Integrity, merujuk pada nama pesawat antariksa yang mereka naiki. Juru bicara NASA di Houston memastikan kalau kedua usulan nama keempat kru tersebut akan diteruskan ke Serikat Astronomi Internasional yang berwenang menamai objek antariksa.

 

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Koran Jawa Pos

Artikel Terkait

Rusia-Korut Bangun Jalan Penghubung Moskow-Pyongyang

Rusia-Korut Bangun Jalan Penghubung Moskow-Pyongyang

Rusia dan Korea Utara (Korut) hampir menyelesaikan pembangunan jembatan darat pertama yang menghubungkan kedua negara. Infrastruktur tersebut akan menjadi jalur penghubung baru antara Moskow dan Pyongyang melalui....

Trump Diminta Desak Netanyahu Hentikan Kekerasan Tepi Barat

Trump Diminta Desak Netanyahu Hentikan Kekerasan Tepi Barat

Ratusan mantan pejabat militer, intelijen, dan diplomatik Israel mendesak Presiden AS Donald Trump menekan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu agar segera menghentikan kekerasan yang dilakukan pemukim Israel di....

Apple Ciptakan Kacamata Pintar agar Privasi Lebih Terlindungi

Apple Ciptakan Kacamata Pintar agar Privasi Lebih Terlindungi

Persaingan di pasar kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) mendorong Meta untuk menghadapi tantangan baru, yakni meningkatkan perlindungan privasi pengguna. Kehadiran Apple yang dikabarkan akan mengedepankan....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer