Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Bahan Baku Naik 40 Persen, Utilisasi Sektor Tekstil Tertekan

P
TURUNAN MINYAK BUMI: Tekstil yang dijual di Pasar Tanah Abang, Jakarta. Produk pakaian dan tekstil di Indonesia mayoritas menggunakan campuran polyester dengan kapas maupun rayon
TURUNAN MINYAK BUMI: Tekstil yang dijual di Pasar Tanah Abang, Jakarta. Produk pakaian dan tekstil di Indonesia mayoritas menggunakan campuran polyester dengan kapas maupun rayon

Advertisement

 

JAKARTA – Industri tekstil nasional menghadapi tekanan baru akibat lonjakan harga bahan baku utama dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini dinilai berpotensi menekan tingkat utilisasi produksi dari sektor hulu hingga hilir.

Ketua Umum Asosiasi Produsen Benang dan Filamen Indonesia (APSyFI) Redma Gita Wirawasta mengatakan, kenaikan harga signifikan terjadi pada sejumlah bahan baku utama industri polyester, seperti paraxylene (PX), purified terephthalic acid (PTA), dan monoethylene glycol (MEG).

Advertisement

 

"Harga PX, PTA, dan MEG sudah naik sekitar 40 persen, sehingga harga polyester juga terdorong naik pada kisaran yang sama," ujar Redma kemarin (1/4).

Redma menilai kenaikan biaya produksi tidak sepenuhnya dapat diteruskan ke pasar. Akibatnya, sebagian pelaku industri berpotensi menurunkan tingkat produksi dalam waktu dekat. "Tidak semua pasar mampu menyerap kenaikan harga tersebut. Kemungkinan akan ada penurunan utilisasi produksi lagi," katanya.

Advertisement

 

 

Untuk meredam dampak lebih dalam, pelaku industri berharap adanya kepastian pasokan bahan baku serta dukungan kebijakan dari pemerintah. (bry/dio)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Koran Jawa Pos

Artikel Terkait

Vanda Sarundajang: FPSL Dorong Bitung Menuju Kota Wisata

Vanda Sarundajang: FPSL Dorong Bitung Menuju Kota Wisata

FPSL merupakan sarana melestarikan budaya, serta peningkatan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM serta Ekraf.

Pemerintah Kejar Pertumbuhan 5,8-6,5 Persen di 2027, Andalkan Investasi dan Konsumsi

Pemerintah Kejar Pertumbuhan 5,8-6,5 Persen di 2027, Andalkan Investasi dan Konsumsi

Pemerintah mulai menyiapkan fondasi untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dalam dua tahun ke depan. Pada 2027, ekonomi nasional dipatok tumbuh di kisaran 5,8-6,5 persen sebagai tahap awal menuju....

Biaya Admin Marketplace Wajib Transparan hingga Prioritaskan UMKM Lokal

Biaya Admin Marketplace Wajib Transparan hingga Prioritaskan UMKM Lokal

Pemerintah memperketat tata kelola perdagangan digital di tengah pertumbuhan pesat industri e-commerce nasional. Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan revisi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 31...

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer