Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Kamis, 9 April 2026, Ulangan 16:1-8  Paskah Bagi Tuhan Identitas Baru Bagi Kita

Alfianne Lumantow • Selasa, 7 April 2026 - 20:10 WIB
logo gpib
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Ulangan 16:1-8

TEMA : PASKAH: BAGI TUHAN, IDENTITAS BARU BAGI KITA

Peliharalah bulan Abib dengan merayakan Paskah bagi TUHAN, Allahmu, sebab dalam bulan Abib itulah TUHAN, Allahmu, membawa engkau keluar dari Mesir pada waktu malam" (ay. 1)

 

Filsuf John Locke berpendapat bahwa ingatan membentuk identitas pribadi; tanpa ingatan, kita kehilangan kesinambungan diri. Kesadaran akan masa lalu inilah yang menjaga jati diri sejati.

Bagi bangsa Israel, mengingat peristiwa pembebasan adalah sebuah keharusan eksistensial. Ayat bacaan kita menampakkan perintah tegas untuk merayakan Paskah di bulan Abib, sebab pada bulan itulah Tuhan membawa mereka keluar dari tanah Mesir pada waktu malam.

Perayaan yang dilakukan ini bukanlah sekadar membangun pesta rakyat yang membawa suasana sukacita karena bebas dari penjajahan bangsa lain, melainkan sebuah perayaan sakral yang ditujukan "bagi TUHAN".

 

Dengan merayakannya bagi Tuhan, Israel mengakui secara jujur bahwa kebebasan mereka adalah pemberian murni dan milik TUHAN sepenuhnya. Umat Israel sadar bahwa mereka bebas bukan karena kekuatan militer atau strategi sendiri, tetapi karena anugerah Tuhan yang melampaui akal.

 Karena itu, mereka merdeka bukan untuk hidup semau sendiri, melainkan dimerdekakan khusus untuk menjadi kepunyaan Allah.

Identitas baru ini harus dijaga dengan sungguh- sungguh agar mereka tidak jatuh lagi ke dalam belenggu perbudakan lama, termasuk perbudakan karena mementingkan diri sendiri.

 

Identitas baru ini dimaknai setiap bulan Abib. Secara harfiah, Abib berarti bulir-bulir hijau yang merujuk pada panen jelai yang dimulai pada musim semi.

 Abib juga merupakan bulan pertama dalam kalender Israel, sehingga merayakannya menandai awal kehidupan baru sebagai bangsa merdeka milik Tuhan.

Jika Israel merayakan Paskah untuk mensyukuri kemerdekaan dari perbudakan Mesir, kita merayakannya untuk mensyukuri keselamatan dari kuasa dosa.

Janganlah merayakan Paskah sebatas tradisi ritual, tetapi maknailah sebagai transformasi identitas. Paskah adalah saat tepat untuk berhenti hidup bagi diri sendiri dan mulai hidup seutuhnya bagi Tuhan. Amin.

 

Doa: Tuhan, mampukan kami menjaga ingatan akan anugerah-Mu, agar kami menghidupi identitas baru sebagai milik-Mu. Amin

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN PAGI #GPIB #SABDA BINA UMAT