Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Harga Emas Antam dan Buyback Menguat pada 11 April 2026, Sentimen Global Beragam

ALengkong • Sabtu, 11 April 2026 - 10:33 WIB
Harga emas Antam Logam Mulia dan harga buyback sama-sama menguat, memberikan sinyal positif bagi investor di tengah sentimen pasar global yang bervariasi.
Harga emas Antam Logam Mulia dan harga buyback sama-sama menguat, memberikan sinyal positif bagi investor di tengah sentimen pasar global yang bervariasi.

Jagosatu.com - Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) Logam Mulia mengalami kenaikan signifikan pada Sabtu, 11 April 2026. Kenaikan ini juga diikuti oleh penguatan harga beli kembali atau *buyback* emas Antam, memberikan sinyal positif bagi para investor di pasar domestik.

Menurut informasi yang dihimpun dari Pusat Data Kontan, harga emas Antam untuk ukuran 1 gram tercatat naik Rp 3.000 dari hari sebelumnya, Jumat (10/4/2026), menjadi Rp 2.860.000 per gram. Angka ini belum termasuk pajak yang berlaku sesuai ketentuan.

Tak hanya harga jual, harga *buyback* emas Antam juga mengalami kenaikan sebesar Rp 8.000 per gram pada tanggal 11 April 2026. Dari semula Rp 2.619.000 per gram, harga beli kembali kini menjadi Rp 2.627.000 per gram, seperti dilansir dari Kontan.

Di pasar global, harga emas spot menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Melansir Reuters yang dikutip Kontan, harga emas spot sempat turun 0,2% ke US$ 4.752,67 per ons troi pada Jumat (10/4/2026), namun masih mencatat kenaikan sekitar 1,6% sepanjang pekan tersebut.

Kenaikan mingguan ini didukung oleh berbagai sentimen, termasuk ekspektasi gencatan senjata sementara di Timur Tengah yang meredakan ketegangan. Independent metals trader Tai Wong, dilansir Investor.id, menilai pergerakan emas pekan ini menunjukkan tren positif meskipun dibayangi ketidakpastian.

Namun, koreksi harga juga sempat terjadi setelah emas menguat tiga hari berturut-turut. Bloomberg Technoz melaporkan pada Jumat (10/4/2026) pagi, harga emas dunia di pasar spot melemah 0,23% dibandingkan hari sebelumnya, mengindikasikan adanya aksi ambil untung atau *profit taking* oleh investor.

Penting untuk diketahui, harga yang menjadi patokan pelaku bisnis emas di Logam Mulia adalah harga per gram emas batangan 1 kilogram. Perbedaan harga per gram pada ukuran batang yang lebih kecil disebabkan adanya biaya tambahan untuk pencetakan, menjadikannya lebih mahal.

Bagi para investor yang ingin melakukan transaksi, penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22. Besaran PPh 22 ini adalah 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk non-NPWP, dipotong langsung dari total nilai *buyback*, sebagaimana diinformasikan oleh Antaranews.

Sementara itu, untuk pembelian emas batangan, sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP. Setiap pembelian emas batangan juga akan disertai dengan bukti potong PPh 22.

Pada Jumat (10/4/2026), harga pecahan emas batangan yang tercatat di laman Logam Mulia Antam, menurut Antaranews, antara lain emas 0,5 gram seharga Rp1.478.500, emas 1 gram Rp2.857.000, emas 2 gram Rp5.654.000, dan emas 5 gram Rp14.060.000. Harga-harga ini dapat berubah sewaktu-waktu.

Di segmen lain, harga emas digital pada Jumat (10/4/2026) terpantau cenderung ambles, seperti dilaporkan Investor.id. Penurunan ini tidak terlepas dari pergerakan harga emas global dan nilai tukar rupiah yang dinamis pada periode tersebut.

Meski demikian, minat masyarakat terhadap investasi emas digital terus menunjukkan pertumbuhan. Fleksibilitas dan kemudahan akses secara daring, serta kemampuan untuk membeli emas mulai dari nominal kecil, menjadikannya alternatif menarik bagi investor ritel, menurut Investor.id.

Dari sisi permintaan internasional, India menunjukkan peningkatan menjelang festival penting Akshaya Tritiya pada 19 April, di mana membeli emas dianggap membawa keberuntungan. Kontan News di Instagram (2 April 2026) melaporkan adanya peningkatan pemesanan ritel.

Namun, pedagang perhiasan di Ahmedabad, Gujarat, menyatakan bahwa pembeli ritel masih kesulitan menyesuaikan diri dengan harga emas yang lebih tinggi. Ini menunjukkan sensitivitas pasar terhadap fluktuasi harga meskipun ada tradisi budaya yang kuat.

Harga emas domestik di India diperdagangkan sekitar 152.800 rupee (sekitar US$ 1.651,98) per 10 gram pada Jumat (10/4/2026), setelah sempat naik ke level tertinggi tiga minggu sebesar 154.934 rupee di awal pekan, seperti dikutip dari Kontan News.

Secara keseluruhan, pergerakan emas saat ini berada dalam fase konsolidasi dengan bias menguat, meskipun tidak euforia. Harga tetap ditopang oleh faktor eksternal seperti pelemahan dolar AS dan sentimen geopolitik yang mereda, namun masih diuji oleh tekanan dari sisi suku bunga dan inflasi, demikian analisis KabarBursa.

Investor perlu terus mencermati keseimbangan antara risiko global dan kebijakan moneter yang berkembang dalam waktu dekat. Dinamika pasar emas yang kompleks menuntut kehati-hatian dan pemahaman mendalam terhadap berbagai faktor pendorong harga.

Editor : ALengkong
#Buyback Emas #emas antam #investasi emas #logam mulia #harga emas