Persiapan 10 Naker Sangihe ke Jepang, Pemkab Sangihe Taken MoU dengan JGEC

  • Bagikan

Bupati Jabes didampingi Kadisnaker Dokta saat melakukan Penandatanganan MoU dan PKS dengan JGEC di Ruang Serbaguna Rumah Jabatan Bupati Sangihe. 

JAGOSATU.COM—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe telah bekerja sama dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Dan untuk tahun 2022 ini ada 10 orang tenaga kerja (Naker) Sangihe yang akan diberangkatkan ke Jepang sebagai pekerja migran Indonesia. 

Menindaklanjuti hal ini, Jumat (25/3/2022) Pemkab Sangihe telah melakukan Penandatanganan MoU dan PKS dengan Jayadi Global Eduxatuin Center (JGEC) di Ruang Serbaguna Rumah Jabatan Bupati Sangihe. 

Kepala Disnaker Sangihe Drs Doktarius Pangandaheng ME menjelaskan, Penandatanganan MoU dan PKS dengan JGEC tersebut dilakukan untuk persiapan 10 naker Sangihe ke Jepang. 

“Jadi sebelum ke Jepang 10 naker ini akan berlatih bahasa dan budaya Jepang bersama JGEC selama 4 bulan. Dan untuk pembiayaan ke Jepang akan dibiayai pihak Perbankan yakni BNI dan BRI,” jelas Pangandaheng. 

Sementara itu Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Gaghana SE ME mengatakan, program Pemkab Sangihe bersama BP2MI ini menjadi salah satu solusi untuk mengatasi jumlah angkatan kerja yang setiap tahun bertambah di Kabupaten Kepulauan Sangihe. 

Sehingga untuk mengurangi pengangguran, Pemkab Sangihe telah membangun kerja sama dgn BP2MI Jakarta untuk bagaimana anak-anak muda di Kabupaten Sangihe yang potensial dapat bekerja di Jepang.

“Dan mudah-mudahan dengan diberangkatkannya 10 orang Naker ke Jepang pada tahap 1 ini, mereka dapat menjadi pendorong serta pembangkit semangat bagi generasi yang lain yang mungkin tertarik untuk bekerja di luar negeri,” pungkas Gaghana. (nhy)

  • Bagikan