Kebijakan Mudik Dilonggarkan Lebaran Nanti? Ini Penjelasan Pemerintah

  • Bagikan
Wapres Ma'ruf Amin (Jawa Pos)

JAGOSATU.COM- Sebentar lagi umat muslim di Indonesia menghadapi Ramadan. Ada tradisi mudik atau pulang kampung menjelang lebaran. Sudah dua tahun terakhir, pemerintah melakukan pembatasan ketat untuk mudik.

Jika kondisi pandemi terus membaik, ada peluang pelonggaran untuk mudik. ”Tentunya dengan menakan jumlah kasus serendah mungkin dan percepatan vaksinasi,” ujar Juru Bicara Kementerian Kesehatan terkait Vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmizi.

Vaksinasi memang menjadi salah satu cara untuk mengurangi angka kesakitan akibat Covid-19. Sudah sebagian besar masyarakat mendapatkan vaksinasi primer. Sementara vaksinasi booster atau vaksin ketiga masih harus digenjot. Dengan mengurangi kesempatan penularan Covid-19, virus SARS CoV-2 diharapkan tidak akan bermutasi. Setelah varian delta dan omicron yang sempat mencuri perhatian, ada juga varian deltacron.

Sementara itu, menyambut Ramadan, Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan tempat ibadan sudah mulai diberikan kelonggaran. “Karena pandemi sudah mulai turun, hampir terkendali, dan semua hampir dibuka,” katanya saat kunjungan kerja ke Kabupaten Bandung, Jawa Barat kemarin.

Ma’ruf mengatakan sudah ada fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk menyelenggarakan ibadah seperti biasa. Termasuk saf yang bisa kembali rapat seperti semula. Meskipun begitu Ma’ruf mengatakan ada beberapa protokol yang sebaiknya tetap dijalankan. Seperti menggunakan masker dan mencuti tangan.

Selain itu Ma’ruf juga menekankan vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat. Dia menekankan untuk menciptakan kekebalan kelompok, vaksinasi Covid-19 sangat penting. “Vaksinasi lansia akan terus didorong,” katanya. Kemudian bagi masyarakat yang baru mendapat satu dosis vaksinasi Covid-19 juga didorong untuk mendapatkan dosis penuh bahkan dosis tambahan atau booster.

Ma’ruf menuturkan menjelang bulan puasa, ditargetkan 70 persen masyarakat lansia sudah mendapatkan vaksin Covid-19 dosis lengkap dan booster. Selain itu Ma’ruf mengatakan ketika sudah mendapatkan vaksin booster, masyarakat yang nanti mau mudik tidak perlu swab PCR maupun antigen. Dia berharap kasus Covid-19 terus landai. Tidak terjadi lonjakan kembali seperti beberapa waktu lalu.(jawapos)

  • Bagikan