Sangihe Jadi Tuan Rumah Kegiatan Tasyakuran Milad BKMT ke 41 Tahun

  • Bagikan

JAGOSATU.COM—Kabupaten Kepulauan Sangihe menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan Tasyakuran Milad Badan Kontak Majelis Talim (BKMT) ke 41 tahun 2022 dirangkaikan dengan peringatan Irsa Mi’raj Nabi Muhamad SAW 1443 H, Sabtu (19/3/2022).

Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana dalam sambutannya memberi apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Tasyakuran Milad BMKT di Papanuhung Santiago Tampungang Lawo. Menurutnya, apa yang dilakukan BKMT merupakan sebuah refleksi bersama sebagai masyarakat Sulawesi Utara yang memilki moto Torang Samua Basudara.  

“Kebersamaan yang diwujudkan ini tidak melihat dari latar belakang iman sesorang, tapi kita melihat sesama anak bangsa, sesama ciptaan Tuhan, kita harus saling memberikan topangan dan dukungan satu dengan yang lain dalam tanggungajwab membangun bangsa dan negara serta membangun Sulawesi Utara dan membangun daerah yang kita cintai bersama,” kata Bupati.

Bupati juga membeberkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) tahun 2021 telah menerima penghargaan Harmoni Award dari Kementerian agama, karena mampu merajut kebersamaan yang betul-betul harmonisasi yang terbangun di Sangihe sehingga dapat dirasakan oleh semua pihak.

“Ada dua Harmoni Award yang kami terima yang pertama untuk Pemeritah Daerah dan yang kedua untuk FKUB sebagai organisasi yang menghimpun seluruh kordinasi umat beragama serta mampu merajut kebersamaan,” kata Jabes sembari memberi apresiasi kepada panitia yang memberikan warna tersendiri dalam pelaksanaan Milad BKMT yang ke 41 dan Isra Mi’raj di Kabupaten Sangihe.

Sementara itu berdasarkan laporan pantia BKMT Sangihe, peserta dari luar daerah yang hadir dari pengurus wilayah Provinsi Sulawesi Utara 8 orang, Kota Kotamobagu 58 orang, Kabupaten Bolaang Mangondow Utara 18 orang, Kabupaten Bolaang Mangondow Timur 40 orang, Bolaang Mangondow Selatan 8 orang dan Kabupaten Bolaang Mangondow Induk 124 orang, Kota Bitung 6 orang,  Kota Mando 10 orang, Kabupaten Sitaro 10 dan dari Kabupaten Talaud 42 orang seluruhnya berjumlah 317 orang. (nhy)

  • Bagikan