Inggris Khawatir Tindakan Rusia bakal Lebih Ekstrem di Ukraina

  • Bagikan
Tank pasukan Ukraina berjaga pasca Rusia menginvasi negara tersebut (Reuters)

JAGOSATU.COM – Pembicaraan damai untuk mengakhiri konflik Ukraina bisa menjadi tabir asap untuk manuver militer Rusia yang lebih ekstrem.

Hal ini diungkapkan Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss seperti dilansir Al Jazeera. “Saya sangat skeptis,” kata Truss kepada surat kabar The Times dalam sebuah wawancara.

“Apa yang kami lihat adalah upaya untuk menciptakan ruang bagi Rusia untuk berkumpul kembali. Invasi mereka tidak berjalan sesuai rencana,” sambungnya.

Truss mengaku khawatir negosiasi menjadi upaya lain untuk membuat pengalihan dan membuat tabir asap. “Saya tidak berpikir kita belum pada titik untuk negosiasi,” jelasnya.

Truss menggemakan komentar oleh intelijen Inggris bahwa Presiden Putin dapat beralih ke tindakan yang semakin ekstrem. “Kita telah melihat kekejaman yang mengerikan,” tukasnya. (tkg)

  • Bagikan