Deretan Mobil Mewah Doni Salmanan yang Disita Polisi, Terbaru Lamborghini

  • Bagikan
Deretan kendaraan milik tersangka Qoutex Doni Salmanan terparkir di halaman Bareskrim Polri, Jakarta, kemarin (14/3). (MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)

JAGOSATU.COM–Bareskrim Polri terus melakukan penyitaan aset-aset terhadap tersangka Doni Salmanan, yang terseret kasus dugaan penipuan berkedok investasi lewat trading option platform Qoutex.

Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Reinhard Hutagaol mengatakan, terbaru pihak kepolisian telah melakukan penyitaan terhadap mobil mewah merek Lamborghini milik Doni Salmanan. “Iya kita sita lagi Lamborghini,” ujar Reinhard Hutagaol saat dikonfirmasi, Selasa (15/3).

Sementara, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko mengatakan, total sementara aset yang disita polisi berasal dari Doni Salmanan nilainya mencapai Rp 60 miliar.

Gatot menuturkan, penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri juga akan terus menelusuri aset milik crazy rich asal Bandung tersebut.

Pasalnya aset-aset yang dimiliki Doni Salmanan diduga berasal dari hasil penipuan investasi. “Kemudian kami juga melakukan tracing aset-aset terus,” katanya.

Gatot berujar, pihaknya juga telah menggandeng Pusat Pelaporan Transaksi dan Analisis Keuangan (PPATK) untuk melakukan pemeriksaan aliran dana dan pemblokiran rekening milik Doni Salmanan. “Untuk aliran dana kita sudah melakukan pemblokiran dana serta pemeriksaan hasil dana tersebut,” ungkapnya.

Adapun aset yang telah disita oleh penyidik Bareskrim Polri milik dari Doni Salmanan, yakni: satu unit rumah di Soreang, satu rumah di Kota Bandung, satu kendaraan Porsche 911 Carrera 4s, dua unit mobil Honda CRV, satu unit mobil Toyota Fortuner, dua motor Kawasaki Ninja, satu unit motor BMW, dan satu motor Ducati Superllegera.

Kemudian lima kendaraan motor Yamaha Gear, satu motor KTM, satu motor MSI, satu Laptop Macbook Pro, satu buku tabungan atas nama DS, dua buku tabungan atas nama DNF, satu kartu debit, 20 buku terkait trading, dan tiga CPU.

Selanjutnya, empat pasang sepatu, satu jam tangan merk Hermes, sebelas baju, celana, topi dan tas yang masuk kategori barang mahal.

Diketahui, Bareskrim Polri telah menetapkan Doni Salmanan sebagai tersangka dugaan penipuan berkedok investasi bodong lewat trading binary option di platform Quotex.

Adapun, laporan dugaan penipuan investasi bodong terhadap Doni Salmanan dibuat oleh pelapor inisial RA dan terdaftar dalam LP:B/0059/II/2022/SPKT/BARESKRIM POLRI tanggal 3 Februari 2022.

Doni Salmanan dilaporkan terkait tindakan judi online dan penyebaran berita bohong atau hoaks melalui media elektronik atau penipuan perbuatan curang dan tindak pidana pencucian uang. Pihak kepolisian menyebut crazy rich asal Bandung, Doni Salmanan terancam hukuman kurungan penjara maksimal 20 tahun.

Doni Salmanan disangka Pasal 27 ayat (2) dan Pasal 28 ayat (1) Undang-undang (UU) Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Kemudian Pasal 378 KUHP dan Pasal 55 KUHP, dan/atau Pasal 3, Pasal 5, dan pasal 10 UU RI Nomor 8 tahun 2010 tentang Pencegahan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).(Jawapos)

  • Bagikan