Hendra Jacob: Kapolres Kotamobagu harus Dicopot! Lalai Menjaga Aset Negara, Minta Polda Usut Tuntas

  • Bagikan
Gedung Kantor Mapolres Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, dilalap si jago merah, Kamis (3/2/2022). Api mulai membesar pukul 03.41 WITA.

JAGOSATU.COM – Polda Sulawesi Utara (Sulut) didesak mengungkap secara transparan terkait kasus kebakaran Gedung Mapolres Kotamobagu yang terjadi Kamis (3/2/2022) dini hari sekira pukul 03:00 Wita. Hal itu diungkapkan Hendra Jacob SIP, pengamat kinerja kepolisian.

Jacob juga meminta Kapolres Kotamobagu AKBP Irham Halid SIK harus diberikan sanksi tegas karena sebagai pimpinan lalai menjaga aset negara.

“Kapolres harus dicopot karena lalai menjaga aset negara dan itu adalah risiko bagi dia selaku Kapolres. Intinya sangat disayangkan kebakaran tersebut terjadi. Maka sebagai bentuk tanggung jawab moral Kapolres harus dicopot. Sebab membangun gedung polres baru tentunya menggunakan uang negara. Sementara ekonomi nasional kita saat ini sedang mengalami masalah serius. Pemerintah sedang berusaha untuk melakukan terobosan dalam rangka pemulihan ekonomi,” urai Jacob.

Terpisah, Direktur LSM Insan Totabuan, Sehan Ambaru menyayangkan kelalaian penjagaan oleh petugas piket. Dia menilai piket jaga tidak bekerja sesuai SOP.

“Dimana-mana kebakaran kantor atau lembaga negara itu cuma musibah saja. Tapi kalau melihat posisi kebakaran yang ludes habis tanpa ampun itu berarti SOP pelaksanaan penjagaan tidak jalan sesuai prosedur,” katanya.

Lanjutnya, hal itu tidak luput dari kelalaian.

“Biasanya dalam setiap SOP, masing-masing Mako Polres itu sesuai kebutuhan standar, makin tinggi ancaman maka makin ketat. Biasanya pada kondisi aman dan baik maka standar prosedurnya biasa saja, mungkin saja patroli situasi setiap hari di Kantor Polres yang begitu luas tidak dijalankan sebagai mana mestinya atau belum jalan karena berkurangnya anggota di dalam Mako,” paparnya.

Senada dengan Hendra Jacob, Sehan juga mendesak Polda membentuk tim khusus dalam menangani persoalan tersebut.

“Saya meminta baiknya Polda Sulut membentuk tim investigasi atas kebakaran tersebut,” ujar Sehan. (Buyung Potabuga/can)

  • Bagikan