Brigjen Masengi Duduki Kursi Irdam Merdeka, Dulu Ditinggalkan Brigjen Tumilaar usai Surati Kapolri

  • Bagikan
Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Alfret Denny Tuejeh, memimpin Laporan Korps 2 jabatan perwira tinggi di Kodam XIII/Merdeka.

JAGOSATU.COM -Jabatan Irdam XIII/Merdeka kini telah resmi dipegang Brigjen TNI Denny Masengi. Sebelumnya jabatan ini dipegang oleh putra Sulut lainnya, yaitu Brigjen TNI Junior Tumilaar.

Namun, tahun lalu Tumilaar dimutasi usai viralnya kasus sengketa lahan antara warga dan salah satu perusahaan properti rumah. Saat itu Tumilaar membela salah satu warga yang mengklaim tanahnya diserobot. Dirinya pun mengirimkan surat ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Namun saat itu, Puspomad menduga pernyataan Junior tak sesuai fakta di lapangan.

Alhasil Tumilaar dipanggil Puspomad untuk menjalani pemeriksaan. Tak berselang lama, keluar mutasi Brigjen Tumilaar. Dirinya ditarik ke pusat. Saat itu posisi Irdam Merdeka dikembalikan kepada mantan Pangdam Mayjen Wanti Mamahit.

Terbaru, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Alfret Denny Tuejeh, memimpin Laporan Korps 2 jabatan perwira tinggi di Kodam XIII/Merdeka.

Yakni Inspektur Kodam (Irdam) XIII/Merdeka dan Komandan Korem 131/Santiago, di Aula Grhadika Jaya Sakti Makodam XIII/Merdeka, Kamis (17/2).

Melalui Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/66/I/2022 tanggal 21 Januari 2022, Brigjen TNI Denny Masengi dan Brigjen TNI Mukhlis, diangkat masing-masing sebagai Irdam XIII/Merdeka dan Danrem 131/Santiago. Dua jabatan perwira tinggi yang sangat strategis di lingkungan Kodam XIII/Merdeka.

Irdam bertugas melaksanakan kegiatan pengawasan terhadap kinerja prajurit dan satuan serta program kerja dan anggaran satuan jajaran Kodam XIII/Merdeka. Sedangkan Danrem 131/Santiago memimpin satuan-satuan komando kewilayahan jajaran Kodam XIII/Merdeka untuk menyelenggarakan tugas-tugas pembinaan kewilayahan/teritorial di Provinsi Sulawesi Utara.

Brigjen TNI Denny Masengi sebenarnya bukan orang baru di lingkungan Kodam XIII/Merdeka. Dirinya pernah menjadi Danyonif 713/Satyatama di Gorontalo dan Dandim 1310/Bitung.

Sementara Brigjen TNI Mukhlis, sebelumnya adalah Waasrena Kasad bidang Manajemen dan Reformasi Birokrasi. Selain dua jabatan perwira tinggi, Kodam XIII/Merdeka juga merotasi 3 jabatan utama. Yakni Pamen Ahli bidang Ekonomi, dari Kolonel Inf Andy Irawan kepada Kolonel Inf Santosa; Pamen Ahli bidang Ideologi Politik, dari Kolonel Inf Anak Agung Ngurah Krisna kepada Kolonel Inf Jimmy Kanomora Marundu; dan Kapaldam, dari Kolonel Cpl Ir Muhamad Ali kepada Kolonel Cpl Wilbertus.

Pangdam menekankan pergantian jabatan adalah salah satu upaya untuk penyegaran di lingkungan satuan. Baik sebagai sebagai regenerasi maupun kesinambungan pembinaan personel.

“Pergantian pejabat tidak boleh hanya dimaknai sebagai pergantian personel semata, melainkan harus disertai dengan semangat untuk berbuat yang terbaik bagi satuan dan niat untuk berbakti kepada rakyat, bangsa dan negara Indonesia tercinta,” tambahnya.

Sertijab dihadiri Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wirana P. Budi, S.E, Danrem 132/TDL Brigjen TNI Toto Nurwanto, Danrem 133/NWB Brigjen TNI Amrin Ibrahim, Ketua Persit KCK Daerah XIII/Merdeka Ny. Dr. Cicilia Evie Denny Tuejeh, SH, MBA, para Asisten dan Kabalak Kodam XIII/Merdeka, para Dansat BS jajaran Kodam XIII/Merdeka serta keluarga besar Persit KCK PD XIII/Merdeka.(gnr)

  • Bagikan