Operasi Kambing Liar, Sat Pol-PP Bitung Berhasil Tangkap 2 Ekor

  • Bagikan
Petugas Sat Pol-PP Kota Bitung berhasil menangkap dua ekor kambing yang berkeliaran di pemukiman warga.(Istimewa)

JAGOSATU.COM – Penegak peraturan daerah (Perda) di Kota Bitung, menggencarkan operasi dalam rangka mewujudkan ketenteraman dan ketertiban umum.
Dalam operasi, Kamis (13/1) di sejumlah wilayah di Kota Bitung, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol-PP) mendapati hewan peliharaan kambing yang berkeliaran di pemukiman warga.
Dari informasi yang berhasil dirangkum, petugas Sat Pol-PP Kota Bitung berhasil menangkap dua ekor kambing yang berkeliaran di seputaran kompleks jalan utama Mangga Dua, Kelurahan Girian Weru II, Kecamatan Girian.
Dua ekor kambing yang berhasil ditangkap tersebut, kemudian digelandang ke Kantor Sat Pol-PP Kota Bitung.
Kasat Pol-PP Kota Bitung Steven Suluh, saat dikonfirmasi melalui Kepala Bidang Ketenteraman dan Tibum Katrina Kansil, membenarkan adanya penangkapan dua ekor kambing tersebut.
“Dalam giat tersebut, kami melakukan penyuluhan dan sosialisasi tentang protokol kesehatan. Juga tentang ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat terkait hewan liar dan jam buang sampah.
Termasuk pengawasan pelajar yang berkeliaran saat jam sekolah,” jelas Kansil.
Terkait dua ekor kambing yang berhasil diamankan lanjut Kansil, ternyata ada pemiliknya dan sudah mendatangi Kantor Sat Pol-PP Kota Bitung.
“Pemiliknya adalah warga di Kelurahan Girian Indah, sudah datang ke kantor dan sudah membawa pulang dua ekor kambing peliharaan,” terangnya.
Namun, sebelum membawa pulang dua ekor kambing, pemilik tersebut diberikan pembinaan kemudian membuat surat pernyataan.
“Karena baru pertama kali ditangkap, pemilik kambing tersebut diberikan pembinaan dan membuat surat pernyataan. Jika kemudian ditemukan pelanggaran serupa di kemudian hari, sanksinya denda Rp5 juta, kalau tidak bayar denda kurungan badan 6 bulan penjara,” jelas Kansil.
Dengan demikian ia mengimbau agar setiap pemilik hewan peliharaan wajib menyediakan kandang yang memadai, dan jangan dilepas liar di pemukiman warga karena mengganggu ketertiban umum.
“Kami mengimbau agar seluruh warga patuh pada setiap aturan yang ada untuk terciptanya ketenteraman dan ketertiban umum,” pungkas Kansil.(tr-01)

  • Bagikan