Amisi Selamatkan 10 Ribu Warga Talaud

  • Bagikan

JAGOSATU.COM – Wakil Ketua DPRD Talaud Djekmon Amisi saat melakukan pertemuan dengan pimpinan BPJS Manado. Puluhan ribu warga Kabupaten Talaud kini menghadapi pergumulan berat. Harapan bisa menikmati layanan kesehatan gratis tak bisa terwujud. Karena sikap BPJS Sulutenggo Malut yang tak mengakomodir kembali sepuluh ribu warga kurang mampu dalam layanan BPJS Kesehatan. “Sepuluh ribu warga Talaud ini dihapus dari daftar peserta BPJS,” ujar Wakil Ketua DPRD Talaud, Djekmon Amisi. Padahal, puluhan warga ini sangat membutuhkan pelayanan BPJS tersebut.


Menyikapi keluhan warga ini, Amisi langsung ambil sikap. Aksi pasang badan memperjuangkan aspirasi warga ini ditindaklanjutinya dengan mendatangi Kantor BPJS Manado, Senin (22/11), kemarin. Didamping sejumlah anggota DPRD dan pimpinan SKPD terkait, Amisi diterima pimpinan BPJS Manado, Merita Rondonuwu.

Di hadapan pimpinan BPJS ini, Amisi mempertanyakan sikap BPJS tersebut. Dari penjelasan diketahui bahwa penghapusan peserta BPJS kesehatan itu katanya tidak valid dengan nomor KTP dan Kartu Keluarga. Alasan, lainnya dipicu akibat banyaknya peserta BPJS tidak menggunakan layanan BPJS tersebut. Artinya, fasilitas layanan ini tidak lagi digunakan dalam waktu lama.


Mendengar hal itu, putra Porodisa ini angkat suara. Ia meminta pimpinan BPJS memasukan kembali sepuluh ribu warga tersebut dalam layanan BPJS. “Itu hak rakyat. Jadi kami minta, sepuluh ribu warga yang dihapus dalam daftar penerima bantuan BPJS diakomodir kembali,” tandas Amisi. Bahkan, ia mendesak pihak BPJS tetap memasukan nama warga penerima BPJS yang awalnya tidak menggunakan layanan BPJS. “Meski tidak digunakan wajib mereka diakomodir, karena itu tak merugikan negara,” tegasnya.

Amis menilai, solusi menyikapi dua alasan tersebut bukan seperti itu. Sebab, tidak digunakan, bukan karena sengaja. Itu karena warga dalam keadaan sehat. “Tidak mungkin hanya untuk menggunakan layanan tersebut, lantas warga yang sehat, lalu minta sakit. Itu kan tidak masuk akal,” katanya.
Terhadap masukan dari wakil rakyat, pihak BPJS dan DPRD Talaud menyepakati akan mengakomodir kembali puluhan ribu warga itu. “Puluhan ribu warga ini akan di masukan kembali dengan mencocokkan data mereka sesuai dengan KTP serta KK,” jelasnya. (MPD)

  • Bagikan