BPJN XV Sulutgo Cuma Tebar Janji

  • Bagikan

JAGOSATU.COM – Pembangunan jalan nasional di Kabupaten Talaud memprihatinkan. Realisasinya terkesan pilih kasih. Sampai saat ini masih banyak daerah pinggiran Kota Melonguane, Beo dan Lirung belum menikmati layanan fasilitas publik dari Kementerian Pekerjaan Umum RI tersebut. Padahal jeritan warga itu sudah lama menggema ke ruang publik. Dan harusnya segera direalisasikan Balai Pembangunan Jalan Nasional (BPJN) XV Sulut dan Gorontalo (SulutGo).

Fakta di lapangan, saat ini ruas jalan Babada-Tabang yang berstatus Jalan Nasional belum tersentuh aspal hotmix hingga hari. Padahal itu menjadi tanggung jawab yang harus direalisasikan BPJN XV Sulutgo. “Pihak BPJN XV Sulutgo sudah melakukan survey pembangunan jalan ini sejak 2019. Tapi sampai saat ini pengaspalan hanya dilakukan sampai di Gemeh. Selebihnya, ruas jalan nasional dari desa Banada hingga desa Tabang masih jalan tanah. Belum diaspal sama sekali. Kami berharap tahun depan jalur jalan ini sudah dihotmix,” kata Terry, warga Talaud.


Sementara itu, Joaan Pareda, warga desa Dapalan saat dihubungi terpisah membeberkan, terkesan pihak Satker BPJN XV Sulutgo hanya tebar janji. Warga sangat berharap ruas jalan Banada-Tabang dapat diaspal secepatnya. Wajib ini direalisasikan secepatnya karena selang dua tahun terakhir, ruas jalan itu sulit dilalui kendaraan. Bila hujan turun, sepanjang ruas jalan tersebut berubah jadi kolam. Becek dan air tergenang di mana-mana. “Meskipun jalan tidak begitu lebar, tetapi sudah baik untuk dilalui kendaraan. Tapi jadi masalahnya karena jalur badan jalan tersebut belum dihotmix,” sesalnya. Hingga berita ini naik cetak, pihak BPJN XV Sulutgo belum bisa dihubungi. (MPD)

  • Bagikan