Populasi Usia Lanjut Indonesia 36 Juta

  • Bagikan
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Antara

JAGOSATU.COM – Populasi usia lanjut (60 tahun ke atas) meningkat tiga kali lipat dalam 20 tahun terakhir. Dari 600 juta di tahun 2000 mencapai hampir 2 Miliar di akhir tahun 2020. Di Indonesia sendiri, jumlah penduduk usia lanjut mencapai peringkat lima besar terbanyak di dunia. Ddari 18,1 juta pada tahun 2010 meningkat dua kali lipat di tahun 2020 menjadi 36 juta.


Hal itu terungkap dalam Webinar yang diselenggarakan bertepatan dengan hari Pahlawan Rabu (10/11) kemarin. Menghadirkan secara daring para pakar Geriatri, cabang ilmu kesehatan yang berfokus pada usia lanjut. Pembicara dari Fakultas Kedokteran Unsrat yakni dr, Ingrit Lontoh, Sp.PD dan dr. Edward Jim, Sp.PD – KGer serta Ners Leni Arini Manafe, S.Kep, M.Kes dari Akper Rumkit Tk. III Manado.


Yang dapat disimpulkan dari ketiga pembicara ialah bahwa problematika pelayanan geriatri di rumah sakit perlu mendapat perhatian khusus karena karakteristik pasiennya yang multipatologi. Tatalaksana pelayanan geriatri secara komprehensif merupakan pelayanan bersifat holistik dan terpadu yang ketentuannya diatur dalam Permenkes no 79/ 2014. Sedang Peran Perawat dalam pelayanan Geriatri bertujuan meningkatkan kemandirian dengan upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif.


Kolonel Ckm dr. I Made Murdalabadi, Sp.B sebagai Ketua Panitia, menerangkan bahwa tujuan dari webinar ini bukan hanya untuk meningkatkan pemahaman dan ketrampilan para tenaga kesehatan tentang peran dalam melayani pasien lanjut usia, namun juga membuka perspektif pelayanan kesehatan dengan bekal ilmu dan perkembangan terbaru di bidang geriatri.

Kepala Rumah Sakit Tk II R.W. Mongisidi, Kolonel Ckm dr. Frederik P.D, dalam sambutannya menyatakan menyambut baik webinar geriatri ini. Ia berharap dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat secara umum dan tenaga kesehatan secara khusus tentang, tentang bagaimana peran dan kedudukan multidisiplin ilmu dalam melayani pasien lanjut usia dalam praktek keseharian.

Webinar ini berlangsung selama empat jam pelajaran. Peserta mendapat sertifikat bermuatan SKP IDI dan PPNI yang dipimpin oleh Kolonel Ckm dr. Arsana, Sp.PD sebagai moderator. ‘’Semoga Webinar ini dapat meningkatkan upaya pelayanan kesehatan pada para Lansia sebagai pendahulu kita. Karena sesuai tema pada hari Pahlawan, Pendahulu kita adalah orang tua kita dan tentunya adalah pahlawan kita.’’(MPD)

  • Bagikan