Kamis Berdarah di Saibuah Posigadan Bolsel

  • Bagikan

JAGOSATU.COM – Warga Desa Saibuah, Kecamatan Posigadan, Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel) digegerkan dengan penemuan tiga orang tewas bersimbah darah. Informasi yang dirangkum koran ini ketiga korban tersebut meninggal setelah terlibat baku tembak. Belum diketahui identitas para korban. Tapi, informasi warga sekitar, ketiganya adalah warga pendatang. Kronologi kejadian masih dalam penelusuran pihak berwajib.


Kapolsek Posigadan IPDA Taufik Anis, meminta kalangan pers untuk bersabar sebab mereka masih melakukan indetifikasi di lapangan. “Nanti kalau sudah lengkap datanya akan kami update,” kata Taufik. Kasus tiga warga tewas di perbatasan dengan Provinsi Gorontalo dengan Kabupaten Bolsel, sesuai laporan awal Kapolsek Posigadan IPDA Taufik Anis, menuturkan sekira pukul 10.30 WITA, di Desa Saibuah terjadi penembakan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. ‘’Keterangan saksi kejadian bermula dari pesta miras antara korban Yunus Rompis (60) warga Desa Saibuah dan tersangka penembakan Andika (identitas masih ditelusuri) serta berbuntut percecokan dan perkelahian antara korban dan tersangka,” beber Anis.


Akibat selisih paham, lanjut Anis, tersangka lantas mengambil senjata laras panjang dari mobil. Melihat tersangka mengambil senjata, korban lari minta perlindungan kepada Maikel Wongkar, bos dari tersangka. Di saat itulah tersangka menembak korban Yunus Rompis sehingga korban meninggal dunia.
‘’Tersangka bersama bosnya Maikel Wongkar cekcok. Itu yang membuat Andika menembak bosnya hingga tewas,’’ ucap mantan Ajudan Bupati Bolmong Ny Hj Marlina Moha Siahaan itu.
Begitu melihat bos dan rekannya tewas, diduga, kata Taufik, pelaku bunuh diri. “Ia diperkirakan menembak kepalanya sendiri,” tuturnya. Berita lebih detail, silakan baca di Manado Post Cetak edisi Jumat (5/11) hari ini. (MPD)

  • Bagikan