6 Jam Trip di “Negeri Dongeng” Tumaluntung

  • Bagikan

JAGOSATU.COM – Sabtu 30/10 pagi hingga sore, asosiasi Insan Pariwisata Indonesia (IPI) Sulut menggelar trip wisata menarik. Tajuknya unik “Trip Wisata di Negeri Dongeng”. Karuan saja para stakeholder pariwisata Sulut yang diundang khusus mengikuti trip tersebut langsung tertarik. Penasaran. Dimanakah negeri dongeng itu? Adakah negeri itu?

Beragam pertanyaan menyeruak. Adalah Ketua IPI Sulut Sonny, tersenyum akrab menanggapi beragam penasaran keingintahuan banyak orang yang hadir di acara saat itu. Menurut Sony, negeri dongeng dimaksud adakah Desa Tumaluntung. Berwilayah di Kecamatan Kauditan Kabupaten Minahasa Utara, Tumaluntung punya banyak keistimewaan.

Dari potensi pariwisata, desa yang berada di dekat jalur bypass Airmadidi dan tol manado Bitung ini menyodorkan aneka kelebihannya. Mulai dari view alam nan cantik, kuliner hingga suguhan situs makam kuno dari batu. Warga Minahasa menyebutnya Waruga. Itu tersebar di berbagai wilayah desa di Tumaluntung. Kuliner? Apalagi. Semua tersedia dibalut atraksi musik tradisional kolintang dan para pemain alat musik unik ini, nan cantik serta ganteng.
“Mari kita alami semua kelebihan ini. Sungguh bagaikan mengeksplore negeri dongeng saja,” kata Sony.

Dalam trip Sabtu, sejumlah tokoh pariwisata hadir seperti Ketua Asita Sulut Merry Karouwan hingga Staf Khusus Gubernur Bidang Pariwisata Dino Gobel. Sementara dari asosiasi lain, terlibat Cindy dan Adi, dua anggota komunitas hash Sulut antusias hadir. Dan berbagai pelaku pariwisata lainnya turut hadir.

Terlihat Hukum Tua (Kepala Desa) Tumaluntung Richard Kamagi dan Sekdes Johy Mantiri hingga Staf Khusus Bupati Minut Boyke Rompas ikut hadir sekaligus menerima kunjungan para tamu. Banyaknya aneka potensi wisata budaya dalam ragam atraksi yang disodorkan, membuat para tamu seperti lupa waktu. Terbukti, acara yang dimulai dari jam 09.00 pagi baru selesai hampir jam 5 sore.

Sekitar 6 jam lebih mereka menikmati paket wisata trip negeri dongeng itu. “Kami terkesan dengan acara ini. Harus dikembangkab. Salut buat IPI Sulut dan komunitas Pokdarwis desa Tumaluntung dan aparat desa,” puji Ketua Asita Merry Karouwan. Sementara itu Richard Kamagi selalu Plh Hukum Tua Tumaluntung menyatakan program ini disupport pihaknya agar masyarakat benar benar mengalami, membangun sekaligus menikmati dampak pariwiaata yang sedang giat dijalankan Bupati Minut Jouna Ganda dan Wabup Kevin Lotulung. (MPD)

  • Bagikan