Gubernur OD: Tunggu Jawaban KASN

  • Bagikan
Olly Dondokambey

JAGOSATU.COM – Asiano Gamy Kawatu SE MSI hampir pasti akan menjadi ‘Penjabat’ Sekretaris Provinsi (Sekprov). Ia menggantikan Edwin Silangen yang sudah purna bakti per 1 November 2021. Meski masih harus menunggu persetujuan KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara), Gubernur Olly Dondokambey sudah menyebut nama Gemmy sebagai suksesor Silangen.


Gelinding mutasi di Pemprov Sulut khususnya posisi Panglima ASN, sudah lama diketahui. Yang ramai justru siapa yang akan menjadi Sekprov definitif? Sesuai mekanisme, akan diseleksi pejabat lingkup Setprov yang sudah memenuhi syarat. Akan kelaur tiga nama yang direkomendasikan oleh Baperjakat. Tiga nama itu yang akan dikirim ke Kemendagri untuk mendapat satu nama yang kemudian didefinitifkan.


Kapan itu? Jika melihat rentang karir PNS, pada usia 58 tahun adalah masa pensiun. Diperpanjang hingga usia 60 sesuai kebutuhan user. Apalagi jabatan sekelas Sekprov, biasanya banyak bergantung pada kebijakan Gubernur dan Wakil Gubernur.

Gemmy sendiri lahir di Rumoong Atas, Minahasa Selatan 24 Agustus 1963. Pada Agustus lalu, ia sudah genap 58 tahun. Artinya, pada 2023 ia sudah pula masuk usia pensiun. Jika status sebagai penjabat Sekprov diberi kesempatan hingga usia 60 tahun, maka Sekprov definitif baru akan dipilih pada 2023. Akan tetapi, jika aturannya penjabat Sekprov cukup setahun, maka pada Agustus 2022, sudah terisi Sekprov definitif. ‘’Semua tergantung KASN. Saya sudah kirim usulan. Tinggal tunggu surat jawaban,’’ kata Gubernur Olly Dondokambey di kantor Gubernur, tadi pagi.

Sampai kapan Gemmy akan menjadi Penjabat Sekprov, Gubernur tidak menjelaskan detail. Ada yang menyebut cukup setahun, tapi tak sedikit yang mengatakan, eks Penjabat Bupati Minsel itu bakal menjadi Panglima ASN hingga masa penisun tiba. Yakni Agustus 2023.
Lepas dari soal itu, menarik ditunggu siapa suksesor Gemmy kelak?

Nama-nama yang muncul ke permukaan lumayan banyak. Akan tetapi yang menonjol hanya beberapa figur. Seperti birokrat muda dengan akrir cemerlang, Denny Mangala, kini Asisten I, Kepala Badan Kepagawaian Daerah Femmy Suluh, Kepala Inspektorat Mecky Onibala, Kadis PUPR Steve Keppel, Sekretris Daerah Bolmut Asripan Nani, Sekretaris Daerah Bolmong Tahlis Galang.

Nama-nama itu juga masih lebih mengerucut lagi. Jika melihat senioritas, maka Mecky Onibala berada di pole position (start terdepan) dan Femmy Suluh. Jika memilih figur muda, Steve Keppel dan Denny Mangala. Dan bila hitungannya perimbangan, Asripan Nani dan Tahlis Galang patut diperhitungkan.

Mecky sendiri sudah wara wiri di jabatan seputar setprov. Bahkan pernah menjadi Penjabat Bupati. Femmy Suluh piawai dalam mengelolah administrasi kepegawaian. Ia paham betul semua potensi, kapasitas dan kapabilitas ASN lingkup Setprov. Denny Managala, yang menggantikan posisi Edison Humiang dikenal punya karir cemerlang. Dari Boltim, lalu pindah ke Minahasa kemudian naik ke geudng putih. Steve Keppel sukses mengelolah dinas yang dikenal sebagai jantung infrastrukturnya Sulut. Sementara Asripan dan Tahlis, dua putra Bolmong yang selama ini acap digaungkan masuk untuk perimbangan.

Soal pejabat definitif, Gubernur OD belum berbicara banyak. Ia hanya menegaskan bahwa sekarang adalah menunggu persetujuan KASN agar secepatnya melantik Gemmy Kawatu, paling telat 1 November 2021. ‘’Nanti setelah Gemmy baru kita bicara definitif. Ini dulu yang bisa saya pastikan,’’ tukas salah satu kandidat Menteri JOKOWI-MARUF itu. (MPD)

  • Bagikan