Kartu Vaksin Bukan Syarat Seleksi CPNS, Cukup Swab Antigen

  • Bagikan
Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Suharmen

JAGOSATU.COM- Vaksinasi atau kartu vaksin tidak dijadikan syarat oleh Panitia seleksi nasional (Panselnas) calon aparatur sipil negara (CASN) dan PPPK.

Menurut Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Suharmen, keputusan tersebut diambil setelah Panselnas melakukan rapat koordinasi membahas persyaratan untuk pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS, dan kompetensi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK 2021.

Suharmen menyebut, dalam rapat koordinasi Panselnas tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan untuk menghindari penyebaran Covid-19 sekaligus melindungi para petugas di lapangan, maka harus ada swab antigen.

“Jadi, syaratnya peserta tidak harus swab PCR, tetapi cukup swab antigen. Kalau ada hasil PCR tentu akan lebih baik lagi karena masa berlakunya lebih panjang dibandingkan antigen,” terang Suharmen, Sabtu (21/8).

Dia meminta para pelamar seleksi CPNS 2021 dan PPPK untuk menjaga kesehatan sebaik-baiknya dan menjauhi kegiatan yang berkaitan dengan banyak orang. Sebab, jika hasil swabnya positif otomatis belum bisa ikut seleksi CPNS 2021 dan PPPK bersama peserta yang lain.

Para peserta seleksi siap-siap saja untuk membawa hasil swab antigen saat pelaksanaan ujian biar tidak kaget,” ucapnya. Mengenai vaksinasi, lanjut Suharmen, sesuai rapat koordinasi Panselnas, Kemenkes mengatakan belum bisa dijadikan syarat.
Pertimbangannya antara lain karena vaksinasi masih belum merata di seluruh wilayah. Jika dipersyaratkan, peserta yang belum divaksin akan kesulitan.

“Saya sendiri sudah meminta kepada Kemenkes, apakah bisa memfasilitasi jika diwajibkan vaksin? Jawaban mereka tidak bisa karena keterbatasan persediaan vaksin,” ucapnya.

Untuk itu, kata Suharmen, dokumen tambahan yang harus dibawa peserta saat seleksi CPNS 2021 dan PPPK adalah Deklarasi Sehat dan hasil swab antigen yang masih berlaku. (jpnn)

  • Bagikan