Siloam Hospitals Manado Berhasil Lakukan Intervensi Jantung Anak

  • Bagikan

JAGOSATU.COM-Siloam Hospitals Manado melakukan tindakan intervensi jantung secara kateterisasi pada anak. Yang merupakan tindakan penutupan duktus arteriosus persisten secara transkateter pada pasien anak laki- laki usia 1 tahun 8 bulan.

dr David Soeliongan Waworuntu Sp A(K), selaku dokter penanggung jawab pasien menjelaskan, pasien sudah didiagnosis jantung bocor yang nama medisnya adalah duktus arteriosus persisten sejak usia 3 bulan. Menyebabkan berat badan pasien sulit naik sampai usia hampir 2 tahun.

Bahkan menurut dr David, pasien sering mengalami infeksi pernapasan akut. Tindakan intervensi non operasi ini dilakukan di ruangan Cathlab Siloam Hospitals Manado pada 26 Juli 2021 lalu.

“Dan tindakan ini merupakan terapi yang aman dan efektif dengan masa rawat yang singkat dan komplikasi minimal,” kata David sembari menyampaikan bahwa semua berjalan baik dan lancar dan pasien sudah bisa pulang keesokan harinya.

Adapun menurut dr David, pasien atau anak dengan penyakit duktus arteriosus atau jantung bocor sebetulnya bukan baru kali ini dijumpai, melainkan sudah banyak kasus yang terjadi di Indonesia termasuk Manado.

“Di mana ada 8 sampai dengan 10 kasus per 1000 angka kelahiran. Sedangkan untuk tindakan intervensi jantung secara kateterisasi, baru untuk pertama kalinya dilakukan di Siloam Hospitals, dan berhasil,” beber dr David dibenarkan Andreas Nugroho Susanto, Direktur Siloam Hospitals.

Sedangkan Mita Laoh, selaku orang tua pasien, menyampaikan terima kasih kepada pihak Siloam Hospitals yang telah melakukan intervensi terhadap jantung anaknya.

“Bersyukur semua berjalan lancar dan oleh pihak medis disampaikan terima kasih atas tindakan profesional yang sudah dilakukan,” ucap Mita.

Adapun Siloam Hospitals Manado menerapkan standar pelayanan kesehatan dengan mengacu pada protokol kesehatan selama masa Pandemi Covid-19 sehingga aman bagi Pasien Anak untuk mendapatkan layanan kesehatan.

(gre)

  • Bagikan